Waspada sebelum berbagi status di sosial media

Bagi kamu yang suka curhat dan berbagi status lewat sosial media, sebaiknya waspadai status yang berbahaya dan membuat orang lain tertarik dengan kehidupan nyata anda. Sebaiknya anda harus berpikir beberapa kali sebelum berbagi status ke publik.

Berikut ini contoh yang harus anda hindari adalah:

Waspada sebelum berbagi status di sosial media

1. Hindari berbagi nomor telepon atau alamat lainnya yang bersifat publik.
Kasus kriminal dari cara berikut ini tidaklah jarang. Beberapa kasus yang bermula lewat telepon, bahkan iseng – iseng berbagi email dan alamat rumah kini semakin berujung pada tindak kriminal. Diakhiri dengan kasus pencurian, pembuhunan, masuk tahanan bahkan hingga perpecahan rumah tangga.

2. Hindari berbagi identitas diri anda lewat sosial media.
Berbagi identitas seperti tempat alamat rumah dan alamat kantor kini hal biasa kita temui di jejaring sosial. Namun, apakah itu tidak berbahaya? Justru itu sangat berbahaya.

Dari ribuan teman anda ( belum termasuk teman selain kenalan) menyaksikan status anda lewat sosial media. Apakah anda bisa bayangkan jika dari ribuan orang yang online telah membaca status anda dan  5 orang diantaranya memiliki niat buruk terhadap anda?

Semua orang tidak memiliki pikiran yang sama seperti yang kita pikirkan bukan?
Sebaiknya, untuk menghindari kasus kriminal yang mengancam diri anda, sebaiknya tidak membagikan identitas anda.

3. Jangan Mudah terpengaruh dengan rayuan dengan diiming – imingi hadiah.
Banyak orang yang sudah ditipu dari berbagai macam iming – imingan yang berkedok hadiah hingga mengakibatkan kerugian besar – besaran. Cara ini biasanya diawali dengan menyapa anda, meminta nomor anda, menanyakan alamat rumah anda hingga mengajak anda untuk ketemuan.
Dalam situasi seperti ini ( Khusus bagi orang yang belum kenal/ samar – samar identitasnya ) harap waspada apabila ingin ketemuan.

Jika ingin ketemu, lakukanlah ketemuan ditempat ramai dan tidak ditempat sunyi.
Ketemu dengan kenalan baru ada baiknya dilakukan pada pagi hari atau siang hari dan bukan pada sore atau malam hari.

Harap pertimbangkan sekali lagi apabila pada saat pertama ketemu, kamu diajak jalan – jalan diluar dari keramaian.

Harap jangan pergi sendiri apabila ingin ketemuan dengan kenalan baru. Bawalah sahabat atau teman kamu demi keamanan.

4. Pertimbangkan dahulu sebelum Bertransaksi Lewat Sosial Media
Apabila kamu memiliki teman akrab namun hanya kenal lewat sosial media saja, sebaiknya tidak mudah luluh dengan perkataannya sekalipun kamu percaya kepadanya. Kasus seperti ini kerap terjadi di sosial media . Awalnya kenalan online dan sudah lebih dari 1 tahun.

Kian hari semakin akrab dan korban langsung mudah percaya terhadap si pelaku.
Trik pertama yang dilakukan sipelaku untuk mengelabui si korban adalah dengan cara meminjam uang si korban dengan alasan ada halangan keluarga dan sebagainya.
Mendengar berbagai macam rayuan dari pelaku, korban kemudian menuruti apa permintaan si pelaku. Akhirnya, tertipu!! Sungguh naas bukan??

5. Hindari penipuan lewat sosial media yang mengatasnamakan aparat negara.
Cara ini juga tidak kalah saing dengan kasus – kasus kriminal lainnya yang ada di indonesia.
Mulai dari kasus begal dijalanan dengan modus pengakuan tersangka sebagai polisi hingga kini menjalar sampai ke sosial media juga tidak ikut kalah saing.
Cara mereka juga berbeda – beda namun semua tindakan yang mereka lakukan berakhir pada uang.
Bagi kamu yang punya kenalan dan ingin minta tolong dengan modus sebagai aparat negara dan butuh pulsa atau uang untuk menangkap si pelaku dengan alasan yang tidak jelas, anda jangan  mudah percaya. Hindari itu dan berpikirlah untuk yang kedua kalinya.

6. Jaga cara menulis anda saat berbagi di sosial media
Kita bisa saja meluapkan rasa benci bahkan emosi kita lewat sosial media. Namun,  disarankan agar tidak membagikan kata – kata yang tidak pantas untuk dibaca. Hal ini dapat membuat karier atau jabatan anda drop dan merugikan anda sendiri. Beberapa waktu lalu, saya membaca berita online,

Seorang karyawan dipecat dari perusahaan tersebut karena menggunakan bahasa yang tidak sopan di sosial media. Bebagi status tidak sopan juga berpengaruh terhadap teman – teman kita. Mereka kebanyakan tidak menyukai dan lebih suka mengabaikannya. Ada baiknya jika anda ingin meluapkan emosi anda, cukup dengan bermain game atau juga baca – baca cerita lucu di internet. Cara ini lebih efektif dibandingkan dengan berbagi informasi yang tidak baik.
Cukuplah ini sebagai pelajaran buat kita semua.

Ok sobat, jika ada yang kurang, bisa anda tambahi lewat komentar dibawah ini.

Sekian dan terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Waspada sebelum berbagi status di sosial media"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel